Thursday, August 25, 2011

And this time, I swear..

Saat itu, gw udah mutusin kalo gw gak akan goyah.
Gw sudah bulat dengan keputusan yang gw pikirkan selama bulan puasa ini.
Semakin bertambahnya hari, seakan hati gw disokong hingga menjadi semakin kuat.
Memang ini keputusan yang harus kuambil.

Saat itu, gw berjanji sama diri gw sendiri.
Saat dia mengulangi kesalahan yang sama untuk ke-sekian kalinya..
Kesalahan yang terus dia ulang tanpa rasa bersalah.
Gw gak akan maafin dia lagi.

Saat itu, gw memutuskan kalau memang dia mungkin bukan pilihan yang tepat.
Saat semua kata maaf itu sudah tidak mempunyai arti lagi.
Saat semua kata yang meluncur dari bibirnya hanya untuk kepentingannya sendiri.
Saat semua kesalahannya ditimpakan kepadaku tanpa ia pikirkan lagi. 
Saat ia terus berkhayal dan berkhayal tentang hal yang faktanya ia jungkir balikkan sendiri.

Setiap nafas, setiap detik, tiap menit, tiap jam...
Gw harus segera memutuskan apa yang seharusnya gw lakukan.
Yang memang harusnya sejak lama sudah kulakukan.
バイバイしよう...

Silahkan kau terus berada dalam kegelapan karena aku sudah tidak mau menarikmu dari sana lagi.
Silahkan kau terus berbohong pada dirimu sendiri karena aku tidak mau lagi mengoreksimu.
Silahkan kau terus memalingkan muka karena aku sudah tidak peduli.
Silahkan kau tetap begitu karena kata-kata "Aku mau berubah" itu semua cuma bohong belaka.

Sudah cukup dengan segala kelakuanmu yang berpusat pada dirimu sendiri itu.
Sudah cukup dengan tingkah kekanakanmu yang selalu berakibat fatal terhadap orang lain.
Sudah cukup dengan kepalamu yang terus menolak kenyataan dan menciptakan kebohongan.
Sudah cukup dengan akibat perbuatanmu yang terus merusak dan melukai orang lain.
Sudah cukup dengan ketidakpedulianmu terhadapku, bahkan ketika aku sakit pun kamu tidak akan sadar.
Sudah cukup dengan semua luka yang kau berikan dan bahkan terus kau tambah.

Tahukah kau apa arti diam bagi wanita?
Ketika airmata sudah tidak bisa lagi mewakili perasaan sakit, sedih, dan perih yang mereka rasakan.
Ketika kekecewaan sudah tidak bisa lagi diwakilkan dengan kata-kata apapun.
Ketika sabar sudah sangat mencapai batasnya.

Mengertikah seberapa besar luka yang sudah kau buat?
Mengertikah seberapa sakit dan perihnya hingga aku sudah tidak sanggup berbuat apa-apa lagi?
Mengertikan bahwa kau sudah membuat orang sepertiku bahkan diam menanggapimu?

Silahkan.
Sudah cukup.

Sekuat apapun gw, gw juga seorang wanita.
Gw bisa nangis, gw bisa kecewa, gw bisa marah.
Gak selamanya gw harus sabar ngadapin semua tingkahmu.

Sunday, August 21, 2011

Dua puluh satu agustus


21 Agustus 2011. 21-08-2011.
Cuma sekedar tanggal kok. Tanggal yang sebenernya nggak mau gw ingat sekarang ini.

Bulan Agustus tahun ini adalah bulan Ramadhan, bulan penuh berkah. Bulan yang paling tepat untuk menyambung kembali silahturahmi terhadap sesama muslim. Bulan yang paling tepat untuk saling berpacu beribadah. Dan mungkin bulan yang tepat juga untuk orang-orang yang mencari jawaban untuk semua pertanyaan yang ia cari.

Beberapa bulan lalu, ada seseorang yang berjanji mengajak gw ke kebun binatang karena gw emang pengen banget ngeliat hewan-hewan. Karena saat itu masih dalam masa kuliah, kita menundanya hingga liburan. Liburan semester pun tiba, kita pun menundanya lagi. Rencananya kita akan pergi kesana saat puasa agar bisa buka puasa disana. Seems weird huh, everybody will go to a restaurant or a cafe to do breakfasting, but I prefer go somewhere outdoor.

Manusia boleh berencana, tapi tetap Allah SWT yang menentukan. Pada bulan Ramadhan ini, sekali lagi aku minta petunjuk. Apakah ia benar-benar orang yang tepat bagiku? apakah berarti semua upayaku selama ini? Is he worthy to keep? should I keep waiting, again?

Sudah lama gw berada dalam kebimbangan. Semenjak kita berdua memutuskan untuk putus bulan Februari lalu untuk kemajuan dan kebaikan masing-masing, banyak pertanyaan yang terus terlintas. Apa benar begini? Apa yang sebaiknya dilakukan? Kenapa begini?

Aku selalu berkata, jangan menyerah. Tapi aku sudah lama menyerah.
Aku selalu berkata, jangan berhenti berjuang. Tapi aku sudah lama berhenti berjuang.
Sepertinya memang hatiku sudah tidak kuat dengan semua sikapnya yang tidak kunjung membaik.
Sepertinya memang hatiku sudah tidak kuat menanggung selalu airmata yang terus kutahan.
Sepertinya memang hatiku sudah tidak kuat menahan segala goresan dan luka yang ia buat.
Ternyata memang tidak baik untuk selalu tersenyum.

Disaat gw nggak mau inget soal kebun binatang, temen gw ngupload foto-foto saat dia ke kebun binatang kemaren. Mau nggak mau, tentu gw jadi inget soal janjinya yang benar-benar menjadi sesuatu yang sangat gw tunggu. Menggalau itu tidak baik. Terlintas bahwa selama dua tahun kebelakang kita selalu menyempatkan diri berbuka puasa outdoor, dan tahun ini tidak, dan mungkin tahun-tahun kedepannya juga tidak.

Berkata jujur kepadanya tentang semua ini memang melegakan, sekaligus membuat kesepian. Kenyataan bahwa semua yang kukatakan selalu tidak ada yang nyantol di kepalanya. Selalu dianggap angin lalu. Saat ini pun, oke kita sudah putus, dan kalau memang itu yang terbaik dan itu jawaban yang paling tepat, bagaimana kalau kita berpisah saja? Benar-benar berpisah...

Kalau berpisah denganmu bisa membuatmu menjadi orang yang lebih baik dan berguna bagi orang lain..

Wednesday, August 10, 2011

Sekai no Hate made ItteQ - Imoto trip to Indonesia (31 August 2011) review


Here we go again. I love it when my beloved Indonesia featured on another country's TV show, especially on Japanese TV show because they tend to do funny things. So this time I want to talk about Sekai no Hatemade Itte Q! (世界の果てまでイッテQ!) which aired on 31 August 2011. The talent of this show is Tegoshi Yuuya (NEWS), Becky, Imoto Ayako, Bobby, and a lot more. It is easy to find the video because there is JE talent on it, even I don't really interested with Tegoshi beside of his drawing xDD (yes I really want a JE drawing competition xDD) I laugh a lot on this tv show.

Actually this is the second time Imoto come to Indonesia. The first time is when she is come to Komodo Island, a unique island with endemic animal, Komodo dragon, which you can only find here on Komodo Island, Indonesia. Indonesia is a rich and beautiful country, so if you said you already go to Bali, it doesn't mean that you have already come to Indonesia. Bali is only a little, little, little part of Indonesia. There is a lot interesting place in Indonesia!


She open her segment with a scene on Monumen Nasional (Monas), on Jakarta as the background. She was talking about Jilbab (or "hijab" or "veil" in english and arabic). So funny that she tried to used it, it is kinda pointless xDD Jilbab is the practice of modesty and privacy in Islam so girls would not draw unwanted attention to themselves. Then, talk about Indonesia's flag which consist of two color, red and white, which red implies for bravery and white implies for purity. The same color with Japan's flag which consist of two color, red and white too. Imoto talking with a pedestrian and I'm pretty he didn't know anything about Japanese language xDD


So, the first segment = Imoto Ayako searching for babirusa (not babyrousa xDD See wiki, it is babirusa even on English, not babyrousa xDD). As I know, babirusa is another endemic animal so it is sooooo rare to find. She came to Sulawesi island, which still have a lot of jungle. What kind of animal is a babirusa? Babi means pig, and rusa means deer. So it is an animal which appearance like a mix of pig and deer. It has four horns, and it said that it is searching for its own death. So we have the one of three genius painter of JE, Tegoshi Yuuya to find out how is babirusa look like. I was laughing so hard seeing his draws xDD It is so scary xDD


Imoto went to Sulawesi to met the ranger of the forest. But the ranger himself never seen babirusa even he already work there as the ranger for 15 year! So, Imoto went to the zoo to see babirusa. Why babirusa addressed as an animal that searching for its own death? It is because of the horn. The horn shape is mending to its own head, so it can kill itself. So this one on the zoo have the horn cut to prevent suicidal death. So funny that Imoto said that babirusa is similar with Tegoshi Yuuya because of the searching-for-own-death side. Babirusa horn is seen as a symbol of power, so if the horn is long, the more babirusa can be so powerful, but if the horn is long, it can kill itself. Imoto pointed it is similar with Tegoshi which using an accessories which can make him dead from cold in winter just because it is look cool on him xDD


Then the second part is when Imoto trying to take a train in Jakarta. Okay, let me explain. There is two type of train for commotion people, Economy train and AC-Economy train (or change named to Commuter Line train on November). The one Imoto take on this video is Economy train which is really full on busy time. To compared, this show said that India's train is 300% from Japan's train, and Indonesia is 600%! (Just for information, that Japanese tend to take it wrong from India (インド) and Indonesia (インドネシア) because the same "Indo", I am really happy that this show can said it right xDD). Economy train is not safe with a lot of people on it, not only the people on the inside and on the door, but there is people too on the rooftop of train. Even when it is not full, there is street musician, various train vendor, and a lot of beggar on it. The shooting take on Manggarai station and Pancasila University station.


It is so funny to watch this part. First, they said that they are searching for train to take on Manggarai, but I think they can't take any of it so they move to Pancasila University station. This time, Imoto and her cameraman can go in that train. It is so packed, so I bet it must be so stink of sweat and packed. The silly thing is Imoto challenged to read a newspaper on that condition. She take Yomiuri Shinbun, but she can't read it and used it to sweep her sweat instead xDD So her conclusion is : "If you read a newspaper on the train, it will be a trash" xDD But when they get off from the train, Imoto realized that her cameramen is gone! xDD Because he is left off on the train, the cameramen try to take a picture from the door and the camera get knocked xDD So funny xDD


Then the last part is Imoto searching for Mambo fish. I myself never heard about Mambo fish xD Indonesia is a rich-of-nature country, and there is a thousand or maybe infinity kind of animal and plant you can find here. Maybe this scene take on Bunaken, a marine park on Sulawesi which is famous for its biodiversity which is so attractive for the beautiful landscape under the sea and the various sea creature, it is a famous scuba-diving spot. They are searching for Mambo fish but they can't find it, but they successfully find rare creatures like frog-fish which can walk by it hands, and mimic-octopus which can mimicking the other sea-creature. Because they can't find Mambo fish, Imoto back to Japan to search Mambo fish on a marine park called Mamboland xDD

O-shi-mai
Thanks for reading till the end. I'm planning to write a review about the two trips of Aiba Masaki's Tensai Shimura Doubutsuen trip to Indonesia which take place on Taman Safari (Bogor, Jawa Barat, Indonesia) and Gembira Loka zoo (Yogyakarta, Indonesia). But only if I have time :(

See you on the next review
With love, ifat